Selamat Datang Di Blogspot Berita Patroli Bengkalis

Rabu, 09 Februari 2011

KEJARI BENGKALIS BIDIK BELASAN CALON TERSANGKA KORUPSI


Kajari Bengkalis Andi Muhammad Hamka


Bengkalis, Berita Patroli
Kejaksaan Negeri Bengkalis kini tengah intens dalam upaya pemberantasan korupsi di Kabupaten Bengkalis. Hal tersebut terlihat dengan adanya sejumlah kasus yang masuk dalam daftar bidikan. Informasi yang berhasil dihimpun Berita Patroli saat ini ada belasan calon tersangka yang menjadi target aparat penegak hukum tersebut. Bahkan dari beberapa kasus yang mencuat ke permukaan kini sudah ada yang mulai ditangani seperti kasus mark up pengadaan Kapal Patroli Elang Laut di Dinas Perhubungan. Dalam kasus tersebut tiga orang tersangka kini sudah di tahan di Lapas Bengkalis. Kajari Bengkalis Andi Muhammad Hamka melalui Kasi Pidsus Nana Lukmana.SH yang ditemui Berita Patroli di ruang kerjanya membenarkan ada beberapa kasus yang menjadi prioritas Kejaksaan Negeri bengkalis saat ini. Terkait Kasus Patroli Elang Laut Kasi Pidsus yang biasa disapa Nana itu menjelaskan sudah hampir rampung berkasnya. Tinggal pemeriksaan satu orang saksi lagi dan kasus ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan. Selain itu juga masih ada satu kasus lagi yang sudah hampir tuntas yaitu kasus penyelewengan dana ADD, katanya. Saat disinggung kasus - kasus baru yang ditanganinya Nana mengakui memang ada sejumlah kasus baru yang kini dalam penanganannya seperti kasus dugaan mark up proyek docking KMP Tasik Gemilang dan Proyek Jalan Bantan. Lebih lanjut Kasi Pidsus Nana Lukmana menjelaskan terkait kasus dugaan mark up dalam proyek docking KMP Tasik Gemilang kata Nana pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi seperti pihak PT. Koja Bahari dan mantan Kadis Perhubungan Joni Syafrizal. Saat ini kita menunggu hasil pemeriksaan BPK untuk tindak lanjut berikutnya. Dari hasil pemeriksaan sementara kita menyimpulkan ada mark up dalam proyek tersebut, kata Nana. Masih menurut Nana penanganan kasus KMP Tasik Gemilang akan menyita waktu yang cukup lama karena banyaknya pihak terkait yang akan diperiksa. Mulai dari pelelangan, pelaksanaan dan pengawasan proyek tersebut akan diusut sehingga mungkin jumlah tersangka terlibat cukup banyak, jelasnya. Sementara untuk kasus Jalan Bantan kata Nana saat ini masih dalam tahap pulbaket dan puldata (pengumpulan bahan keterangan dan data). Diakui Nana Pelaksana Proyek tersebut sudah diperiksa. Begitu juga dengan mantan Kadis Bina Marga Ir.Khairussani selaku Kuasa Pengguna Anggaran dalam proyek tersebut juga sudah diperiksa,jelasnya.


0 komentar:

Poskan Komentar