Selamat Datang Di Blogspot Berita Patroli Bengkalis

Minggu, 14 Agustus 2011

Premium Langka Diduga Pedagang Lakukan Penimbunan

Bengkalis , Berita Patroli
          Sejak beberapa hari terakhir, khususnya di bulan puasa Ramadhan ini premium atau bensin sering menghilang dari pasaran. Diduga kuat bensin ditimbun oleh pedagang pengecer atau kios-kios yang merupakan mitra dari APMS, sehingga membuat kalangan konsumen kalang kabut.
          Pantauan langsung dilapangan, Sabtu dan Minggu (6-7/8) stok bensin di APMS hanya dijual sekitar 2 jam. Kemudian tingkat pedagang pengecer yang terdaftar menjadi mitra APMS juga bensin kosong. Para pengecer diduga menimbun bensin, kemudian saat terjadi kelangkaan mereka melepas dengan harga diluar Harga Eceran Tertinggi (HET).
          Ketua Pemuda Pancasila (PP) kabupaten Bengkalis terpilih Hasanudin Affan, Minggu (7/8) meminta agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bengkalis menindaklanjuti soal seringnya terjadi kelangkaan premium. Menurutnya dengan kondisi sekarang masyarakat dirugikan, akibat terlalu seringnya kelangkaan itu.
          ”Sebelum memasuki bulan puasa, bensin di pulau Bengkalis boleh dikatakan jarang mengalami kelangkaan. Seminggu terakhir seperti tiba-tiba menghilang, padahal informasi dari Disperindag pasokan bensin atau premium setiap hari lancar ke pulau Bengkalis,”ujar Hasanudin Affan.
          Disebut pria akrab disapa Affan itu, Disperindag harus segera mencari solusi permasalahan tersebut. Karena bensin hanya dijual pada jam-jam tertentu, kemudian kembali langka. Lantas, harga yang dijual ditingkat pengecer juga naik, disaat pasokan di APMS sudah habis, yaitu dari Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu per liter nya.
Panggil APMS
Terkait persoalan premium yang sering menghilang di pasaran, kepala bidang perdagangan dalam negeri Disperindag Alfachrulrazi, ketika dikonfirmasi kemarin mengaku juga heran dengan situasi yang terjadi. Ia menyebutkan hari ini, seluruh pengelola APMS di pulau Bengkalis akan dipanggil untuk mengetahui penyebab kelangkaan yang sering terjadi.
          ”Kami pun juga merasa heran dengan situasi ini. Makanya besok (hari ini,red) kita akan kumpulkan seluruh APMS untuk diminta keterangan mereka terkait pendistribusian ke pengecer dari APMS,”terang Razi.
          Ia juga menduga para pengecer melakukan penimbunan bensin, menjelang datangnya Lebaran Idul Fitri dan kemudian pada saat itu bensin dilepas dengan harga diluar HET. Disperindag tambah Razi, akan mengambil tindakan tegas apabila ada APMS atau pengecer nakal yang melakukan penimbunan.
 ( ed )

Kantor Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis


0 komentar:

Poskan Komentar