Selamat Datang Di Blogspot Berita Patroli Bengkalis

Selasa, 19 Juli 2011

Di Kecamatan Siak Kecil Proyek Irigasi Rp 92,6 M Tak Beroperasi

Siak Kecil , Berita Patroli
Pembangunan irigasi (pengairan,red) di desa Sepotong kecamatan Siak Kecil yang menelan anggaran mencapai Rp 92,6 miliar sampai sekarang tak kunjung beroperasi. Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) kabupaten Bengkalis sendiri mengakui masih ada kendala dalam operasionalnya.
“Proyek irigasi yang ditujukan untuk mendukung swasembada pangan serta pengairan ke sawah-sawah masyarakat di Siak kecil ini sudah hampir dua tahun selesai dikerjakan. Tapi sampai sekarang entah kenapa irigasi dengan menggunakan tekhnologi modern itu belum juga dioperasikan,”tanya Anom Suroto, anggota DPRD Bengkalis asal Siak kecil, Kamis (26/5).
Ia mengatakan bahwa seharusnya begitu selesai dibangun irigasi itu sudah mengairi areal pertanian masyarakat, karena salah satu tujuan dibangunnya irigasi itu adalah mendukung keberadaan rice processing complex (RPC) di Sepotong. Sayang, kata Anom lagi sarana senilai Rp 92,6 miliar itu terbiarkan begitu saja saat ini, dan tidak ada kejelasan kapan dioperasikan.
Ia juga mengaku heran dengan keberadaan irigasi tersebut. Politisi dari Partai Demokrat itu menyebutkan bahwa pemkab Bengkalis harus secepatnya mengoperasikan agar tidak menjadi besi tua seperti bangunan RPC yang semula dibangun untuk penggilingan gabah tersebut.
“Di Bengkalis ini banyak fasilitas yang dibangun dengan anggaran puluhan miliar, setelah selesai dikerjakan tak bisa dioperasikan. Kita berharap jangan sampai irigasi itu menjadi besi tua yang tidak termanfaatkan, karena sampai sekarang kita sendiri tidak tahu dimana letak kesalahannya, sehingga irigasi itu belum beroperasi,”ujar Anom, dari Fraksi Demokrat itu menambahkan.
Tak Ada Pompa Air
Ditempat terpisah kepala bidang pengairan dinas BMP, Ali Rasyid.ST saat ditanya apa yang menjadi kendala irigasi itu belum beroperasi menyebutkan bahwa saat ini belum ada struktur organisasi untuk mengelola irigasi tersebut. Selain itu saat ini pompa air untuk mendistribusikan air ke sawah-sawah masyarakat juga belum ada, sehingga irigasi tersebut belum dioperasikan.
“Sekarang ini soal pompa air itulah yang menjadi kendala irigasi di Siak kecil belum dapat dioperasikan. Soal sarana fisiknya sudah selesai dibangun 100 persen, demikian juga dengan tangki penampung air untuk dialiri ke sawah-sawah masyarakat,”papar Ali Rasyid.
Kemudian sebutnya, masyarakat di Sepotong maupun Siak kecil sudah beberapa kali mendatangi dinas ataupun UPTD agar irigasi dioperasikan. Ditambahkan Ali, pihaknya tengah mengupayakan agar irigasi tersebut dapat dioperasikan secepatnya dalam waktu dekat ini.
Informasi yang dirangkum besaran anggaran pembangunan irigasi mencapai Rp 92,6 miliar. Rinciannya pada tahun anggaran 2008 untuk irigasi paket A senilai Rp 10,5 miliar dan paket B Rp 13,7 miliar. Kemudian pada tahun 2009 anggaran untuk paket A Rp 34,8 miliar dan paket B 33,6 miliar.( ed )



Ali Rasyid.ST ,  Kabid Pengairan Dinas BMP



0 komentar:

Poskan Komentar