Selamat Datang Di Blogspot Berita Patroli Bengkalis

Rabu, 20 Juli 2011

Peringatan Hari Isra’ Mi’raj Sekda Ajak Teladani Nabi Muhammad SAW


Bengkalis , Berita Patroli

Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, Drs.H.Asmaran Hasan mengajak
seluruh umat Islam untuk selalu meneladani dan mencintai Nabi Besar
Muhammad SAW. Karena dalam diri Nabi terdapat suri tauladan bagi umat
Islam.
Demikian diungkapkan Asmaran Hasan pada acara peringatan
Isra’ Mi’raj di Masjid Istiqomah, Senin malam (28/6) yang dihadiri
sejumlah pejabat dan segenap PNS di lingkup Bengkalis serta masyarakat
Bengkalis. Pada peringatan Isra’ Mi’raj tersebut menghadirkan al ustadz.
Zulfikar Nikmat dari Pekanbaru.
Pada kesempatan itu Sekda Bengkalis, mengajak agar
senantiasa mengamalkan nilai-nilai ajaran islam sehingga sempurnalah
akhlaq kita, baik dalam hubungan vertikal (hablum minallah) maupun
hubungan horizontal antar manusia (hablu min an-nas).
Dikatakan Asmaran Hasan, peristiwa besar pada bulan rajab
atau Isra’ Mi’raj 1431 H dapat membawa perilaku kita untuk memperkuat
keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT. Adapun hikmah yang harus
diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari adalah sholat lima waktu.
Dimana dalam sholat lima waktu itu terkandung sikap yang harus
dilaksanakan yakni disiplin dan kebersamaan.
“Jika dikaitkan antara sholat berjamaah dengan konteks penyelenggaran
pemerintahan, adanya kebersamaan dan hubungan harmonis antara pemimpin
selaku imam dan rakyat selaku makmum. Dalam menjalankan roda
pemerintahan dan pembangunan di kabupaten Bengkalis, maka sangat
diperlukan suatu kebersamaan dan hubungan harmonis antara imam dan
makmum, sehingga terwujud masyarakat kabupaten bengkalis yang damai
dan sejahtera, yang selaras dengan visi misi pemerintah kabupaten
Bengkalis tahun 2010 – 2015,” ujar Sekda.
Lebih lanjut Asmaran Hasan menegaskan, kegiatan isra’
mi’raj ini hendaknya tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi
meneladani esensi dan makna Isra’Mi’raj dalam kehidupan masyarakat
sehari-hari. Seperti meneladani perjuangan dan sikap Nabi Muhammad SAW
yang perlu kita terapkan pada diri kita masing-masing. Kegiatan Isra’
Mi’raj memiliki makna sosial. Jika digali lebih dalam, terkandung
berbagai makna yang patut direnungkan dan aktualisasi secara
bersama-sama dalam kehidupan.
Diungkapkan sebagaimana kita ketahui bersama, momentum
Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke
Masjidil Aqsa sangat fenomenal dalam sejarah umat Islam. Karena dari
peristiwa Nabi memperoleh perintah ibadah wajib, yakni sholat lima
waktu yang langsung dari Allah SWT.
“Perintah sholat ini kemudian menjadi ibadah wajib bagi setiap umat
islam dan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan ibadah-ibadah
wajib lainnya. Sehingga, dalam konteks spiritual-imaniah maupun
perspektif rasional-ilmiah, Isra’ Mi’raj merupakan kajian yang tak
kunjung kering inspirasi dan hikmahnya bagi kehidupan umat Islam,”
kata Sekda mengakhiri.
( ed )


0 komentar:

Poskan Komentar