Selamat Datang Di Blogspot Berita Patroli Bengkalis

Rabu, 20 Juli 2011

Pelabuhan Kargo Bengkalis Bermasalah Pembangunan Mencapai 60 Milyar

Bengkalis , Berita Patroli

Pelabuhan kargo yang baru selesai dibangun Pemkab Bengkalis didesa Air Putih kecamatan Bengkalis, sudah setahun sejak selesai dikerjakan belum kunjung dioperasikan. Informasi yang dihimpun pembangunan pelabuhan kargo dengan sistem reguler itu menelan biaya lebih kurang Rp 60 milyar, tapi peruntukannya tidak jelas sama sekali.
"Keberadaan pelabuhan kargo di Air Putih itu terkesan mubazir, padahal setahu saya dana yang dipergunakan untuk membangunnya mencapai Rp 60 milyar yang semuanya bersumber dari APBD Bengkalis. Kemudian patut dipertanyakan juga soal perizinan pelabuhan kargo itu seperti master plan, izin penetapan lokasi, izin pembangunan serta izin operasi yang diduga tidak ada sama sekali,"tanya M.Fachrorozi Agam, sekretaris KNPI kabupaten Bengkalis.
Pria akrab disapa Agam itu menyentil juga kalau pembangunan pelabuhan kargo itu tidak layak kondisinya dari sisi pendanaan yang sudah cukup besar dialokasikan. Kemudian sampai sekarang dimana permasalahannya juga tidak jelas, kenapa pelabuhan itu belum juga dioperasikan, padahal anggaran yang sudah tersedot tidak sedikit untuk pembangunannya. Agam meminta agar Bupati atau SKPD terkait, yakni Dinas Perhubungan segera mengambil langkah pengoperasian agar pelabuhan kargo itu tidak menjadi besi tua seperti sarana lainnya.
"Sampai sekarang tidak ada penjelasan resmi dari Pemkab Bengkalis yaitu Dinas Perhubungan, ada masalah apa di pelabuhan kargo itu sebenarnya. Sepertinya ada misteri yang disembunyikan dibalik pembangunan pelabuhan itu, bisa jadi tidak ada izin atau juga indikasi terjadinya mark up anggaran dalam pembangunannya, karena dilihat dari kondisi pelabuhan itu tidak pantas harganya mencapai Rp 60 milyar,"papar Agam mempertanyakan.
Lalu tambah Agam, pelabuhan kargo itu sekarang ini jelas menajdi PR bagi stake holder di Bengkalis termasuk peran DPRD mengawasi pembangunan yang dilaksanakan eksekutif. Tidak tertutup kemungkinan tambahnya, ada indikasi mark up atau tidak adanya izin sehingga Pemkab sepertinya berdiam diri menutup persoalan yang terjadi di pelabuhan itu. Apalagi pelabuhan kargo (barang) yang ada di pelabuhan pelindo sudah tidak layak lagi, lapuk dan membahayakan penggunanya.
Belum Ada Izin
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubugan, Telekomunikasi dan Informatika (Hubkominfo) Kabupaten Bengkalis Elfian Ramli beberapa waktu lalu mengatakan bahwa terkait pelabuhan kargo itu memang belum dioperasikan. Alasannya kata kadis sejauh ini pelabuhan kargo itu belum memiliki izin operasi termasuk izin pembangunan saat dilaksanakan pembangunan dahulunya.
"Sekarang inilah dahulu yang kita benahi. Pelabuhan kargo itu belum memiliki izin operasi termasuk izin pembangunan, sehingga kita belum dapat mengoperasikan pelabuhan kargo tersebut dalam waktu dekat ini. Untuk menyelesaikan urusan perizinan, kita tengah mengurus ke Kementerian Perhubungan RI agar memperoleh izin dan pelabuhan itu dapat dioperasikan secepatnya." jelas Elfian mengakhiri.
( ed )




Elfian Ramli
Kadis Hubkominfo Kabupaten Bengkalis




Pelabuhan Kargo Bengkalis Yang Bermasalah


0 komentar:

Poskan Komentar