Selamat Datang Di Blogspot Berita Patroli Bengkalis

Rabu, 20 Juli 2011

Ultah Vihara Surya Dharma ke 18 Meriah


Rupat Utara , Berita Patroli

Perayaan ulang tahun ke 18 Vihara Surya Dharma Chen Heng Keng di desa Tanjung Medang kecamatan Rupat Utara disemarakkan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah hiburan untuk seluruh masyarakat di pulau Rupat, bukan hanya kecamatan Rupat Utara.
Selama dua hari pada Sabtu (18/6) dan Minggu (19/6) dilaksanakan berbagai kegiatan ritual keagamaan maupun pertunjukan hiburan untuk seluruh lapisan masyarakat. Ribuan warga pulau Rupat yang datang dari berbagai desa memenuhi halaman vihara Surya Dharma, pada saat pembukaan kegiatan HUT vihara pada Sabtu (18/6) malam lalu. Kegiatan itu sendiri dibuka camat Rupat Utara Agus Syofyan dihadiri unsur Upika.
Dalam sambutannya dihadapan pengurus vihara serta masyarakat Rupat Utara, camat memuji kerjasama antar berbagai etnis yang menghuni desa paling ujung di belahan utara Negeri Junjungan tersebut. Selama ini kata camat, Rupat Utara adalah daerah yang cinta damai ditengah masyarakat yang cukup heterogen.
“Melalui HUT vihara ini mari kita bersama menggalang persatuan dan kesatuan. Di vihara inilah setiap tahunnya berkumpul masyarakat dari berbagai etnis baik itu Melayu, Tionghoa, Jawa maupun suku asli, bersama berkumpul di vihara ini,. Selaku kepala pemerintahan saya juga mengharapkan partisipasi pengusaha Tionghoa yang berada diluar daerah untuk membangun kampung halamannya,”puji Agus Syofyan.
Sementara itu ketua panitia HUT vihara Surya Dharma, Ameng B menyebutkan bahwa vihara tersebut merupakan salah satu tempat beribadah umat Budha, khususnya warga Tionghoa. Setiap tahun sambung Ameng, warga Tionghoa yang beragama berkumpul di vihara tersebut melaksanakan sembahyang bersama serta bergembira dalam acara hiburan.
“Selama dua malam berturut-turut kita melaksanakan acara hiburan di panggung terbuka dengan mendatangkan artis dari Tanjungpinang dan dari berbagai daerah. Kemudian juga tahun ini ada artis KDI yang turut memeriahkan HUT vihara ini,”papar Ameng.
Selama ini warga Tionghoa asal Tanjung Medang banyak yang sukses menjadi pengusaha diluar daerah, terutama di Pekanbaru, Dumai bahkan hingga ke Malaysia dan Singapura. Pembauran antar etnis di daerah terluar paling utara Indonesia ini sangat luar biasa, nyaris tidak ada perbedaan atau konflik antar etnis maupun agama, termasuk kriminalitas yang hampir tidak pernah terjadi. ( ed )


Ameng B , Ketua Panitia HUT Vihara Surya Dharma


0 komentar:

Poskan Komentar