Selamat Datang Di Blogspot Berita Patroli Bengkalis

Selasa, 19 Juli 2011

Jalan Poros Rusak Parah

Rupat – Bengkalis , Berita Patroli

Hampir seluruh desa di pulau Rupat baik itu di kecamatan Rupat maupun Rupat Utara kondisi jalan porosnya rusak parah, sehingga kendaraan sulit melintasi. Padahal dengan APBD yang mencapai Rp 3 trilyun pertahun, seharusnya sejak beberapa tahun lalu Pemkab Bengkalis sudah menuntaskan persoalan infrastruktur, khususnya jalan poros antar desa.
Kondisi jalan poros desa yang rusak parah adalah di Sialang desa Teluk Lecah, Pergam, Mesim, Pangkalan Nyirih, Terkul, Hutan Panjang di kecamatan Rupat serta desa Titi Akar, Kadur, Teluk Rhu, Tanjung Punak dan Tanjung Medang di kecamatan Rupat Utara. Selain itu juga ada setidaknya enam buah jembatan penghubung yang tidak tuntas dikerjakan sehingga warga harus menggunakan sampan untuk menyeberang sungai.
Dari pantauan langsung pekan lalu, seperti kondisi jalan di Teluk Lecah nyaris tidak bisa dilewati kendaraan setelah hujan, karena kondisi jalan berlumpur seperti bubur, apalagi merupakan lahan gambut. Padahal jalan tersebut merupakan sarana lalulintas utama warga untuk membawa hasil bumi mereka untuk dipasarkan ke Batu Panjang (ibukota kecamatan Rupat) ataupun ke kota Dumai.
”Selain ada jalan poros yang belum di-base sama sekali, juga jalan semenisasi ataupun yang sudah di-base sudah banyak yang hancur. Demikian juga dengan pembangunan jembatan-jembatan penghubung masih ada beberapa yang belum selesai dikerjakan, sehingga dengan kondisi jalan serta jembatan yang rusak parah itu berdampak kepada perekonomian masyarakat,” kata Abdul Kadir, anggota DPRD Bengkalis asal Rupat, Senin (20/6).
Diakui Kadir, salah satu penyebab pulau Rupat masih jauh tertinggal adalah karena persoalan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan. Bahkan kata politisi dari Barnas tersebut, dalam beberapa tahun kedepan pembangunan infrastruktur di pulau Rupat sudah bisa setidaknya direalisasikan sekitar 75 persen dari yang dibutuhkan. Apalagi jalan-jalan poros antar desa itu adalah sarana perhubungan masyarakat yang sangat vital.
”Kalau mau memajukan pulau Rupat ini seharusnya tidak usah membuat program yang macam-macam dahulu, tapi bangun infrastruktur secepatnya. Kalau ini tidak diperhatikan pemerintah mustahil Rupat sebagai daerah yang menyimpan banyak potensi bisa maju dan berkembang,”timpal Kadir.
Menanggapi hal tersebut kepala dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) kabupaten Bengkalis, Muhammad Amien yang dihubungi menyebutkan bahwa dinasnya sudah memasukkan pembangunan sejumlah jalan poros ke dalam proses pelelangan. Termasuk diantaranya adalah jembatan di Sungai Empang desa Kadur yang masih terbengkalai segera dikerjakan kembali tahun ini.
”Ya, ada beberapa paket peningkatan jalan poros dan lingkungan di pulau Rupat yang tahun ini dianggarkan untuk dilelang. Saya belum tahu persis yang mana saja paket jalan tersebut yang dilelang, tapi jumlahnya cukup banyak. Demikian juga dengan jembatan di Sungai Empang itu, kita lanjutkan kembali tahun ini,”papar Amien.(ed)


Jalan Poros Yang Rusak Parah di Rupat

Ir.Muhammad Amin.M.Eng




0 komentar:

Poskan Komentar